• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Depok, Senin 19 Februari 2018

Bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung Pengadilan Negeri Depok telah berlangsung Sidang Perdana Kasus First Travel yang sangat di tunggu-tunggu oleh banyak publik. Pada acara Sidang perdana ini yang agendanya adalah pembacaan Dakwaan dari Penuntut Umum. Kasus First Travel ini dijerat dengan pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Setidaknya sebanyak 63.310 (Enam Puluh Tiga Ribu Tiga Ratus Sepuluh) calon Jamaah Umroh yang telah membayar lunas dan tidak diberangkatkan oleh pihak First Travel, jumlah uang yang telah disetor lebih kurang sebesar Rp 905.333.000.000,- (sembilan ratus lima milyar tiga ratus tiga puluh tiga juta rupiah). Terdakwa yang bernama Andika Surachman, Anniesa Devitasari Hasibuan dan Siti Nurhaida Hasibuan yang secara bersama-sama melakukan tindak pidana tersebut diatas. 

Perkara ini langsung ditangani oleh Bapak Ketua Pengadilan Negeri Depok yaitu Bapak Sobandi, SH., MH sebagai Ketua Majelis, Bapak Teguh Arifiano, SH., MH segabai Hakim Anggota 1 dan Ibu Yulinda T.A.M, SH., MH sebagai Hakim Anggota 2.